Profile

Profile – MERSICS & Yudi Guntara
Profile

MERSICS

Movement of Ethnophysics Research, Science, and Inclusive Community Society

MERSICS adalah gerakan, komunitas, sekaligus episentrum riset yang menjembatani kesenjangan antara sains (fisika) murni dan realitas budaya masyarakat guna menerjemahkan kearifan lokal Nusantara menjadi bahasa sains yang inklusif dan inovatif. Berakar pada filosofi Etnofisika Terapan—di mana konsep sains berbasis budaya diimplementasikan secara langsung ke dalam ekosistem pembelajaran—kami bergerak dari hulu ke hilir untuk mengaplikasikan hasil riset pada empat pilar utama. Implementasi ini mencakup pendidikan dasar untuk menumbuhkan literasi sains sejak dini melalui kearifan lokal, pendidikan menengah guna memperkuat nalar kritis dan pemahaman sains kontekstual, pendidikan tinggi sebagai ruang integrasi akademik dan inovasi riset lanjutan, serta edukasi inklusif bagi masyarakat umum agar mampu memanfaatkan prinsip fisika di balik tradisi mereka sebagai solusi praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Visi Kami

“Menjadi episentrum pergerakan (movement) dan inovasi riset etnofisika terapan terdepan, yang mengintegrasikan kearifan lokal Nusantara dengan sains modern demi terwujudnya masyarakat pendidikan inklusif yang bermakna dan berdampak sosial.”

Misi Kami

  • Ethnophysics Research: Melakukan riset komprehensif untuk menggali nilai-nilai fisika yang terpendam di dalam kekayaan tradisi dan kearifan lokal.
  • Science & Innovation: Mengembangkan sains dan inovasi media pembelajaran berbasis teknologi yang adaptif terhadap isu terkini, dengan hasil luaran nyata berupa video edukasi, website interaktif, modul pembelajaran, dan berbagai produk digital maupun riil lainnya.
  • Inclusive Community Society: Membangun ekosistem masyarakat inklusif melalui kolaborasi, mentorship, dan hilirisasi produk pendidikan nyata.

Makna & Filosofi Logo

Struktur Terbuka & Terhubung

Bentuk yang menyerupai pilar melambangkan sinergi dan pergerakan (Movement) yang terus tumbuh, menyatukan kearifan lokal dan kemajuan zaman.

Elemen Kiri (Ungu) – Dinamika Sains

Warna ungu dengan tekstur dinamis merepresentasikan kreativitas, pemikiran ilmiah murni, dan inovasi sains (Science) masa depan.

Simbol Gasing di Tengah

Representasi ikonik dari Etnofisika; sebuah benda budaya sederhana yang menyimpan konsep fisika kompleks (rotasi, keseimbangan, kinematika).

Elemen Kanan (Jingga) – Masyarakat Inklusif

Motif tradisional Nusantara melambangkan akar budaya. Warna hangat mencerminkan kebersamaan untuk membangun masyarakat yang inklusif (Inclusive Community Society).

Logo MERSICS

Fokus Gerakan Kami

Tiga pilar utama implementasi nilai-nilai MERSICS

Ethnophysics Research

Kajian ilmiah untuk membedah konsep fisika yang tersembunyi dalam arsitektur rumah adat, alat musik, hingga permainan tradisional.

Science & Innovation

Inkubator ilmu pengetahuan untuk merancang inovasi media pembelajaran, alat peraga, dan teknologi pendidikan masa depan yang inklusif.

Inclusive Society

Mendistribusikan produk pendidikan dan memberikan pendampingan secara luas tanpa membeda-bedakan, guna membangun komunitas pendidik yang berdaya.

Meet The Founder & Lead Researcher

Research Profile

Yudi Guntara

Dosen Pendidikan Fisika | Peneliti Media Pembelajaran & Etnofisika

Latar Belakang Akademis

Sebagai akademisi dan peneliti di Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), saya mendedikasikan karir akademis untuk menjembatani kesenjangan antara konsep fisika teoretis dengan realitas budaya lokal dan isu global.

Riset saya bertumpu pada tiga pilar terintegrasi:

  • (1) Etnofisika & Pengetahuan Asli (Indigenous Knowledge) sebagai fondasi konten yang mengkaji kearifan lokal tradisional dan modern;
  • (2) Isu Aktual dan Kontekstual seperti energi terbarukan, mitigasi bencana, dan kesehatan sebagai ranah aplikasi; serta
  • (3) Media Pembelajaran Berbasis Teknologi —baik dalam bentuk digital (AR, VR, dan simulasi) maupun perangkat fisik/riil—sebagai wahana hilirisasi.

Dengan pendekatan Etnofisika Terapan, saya tidak hanya mengkaji nilai budaya, tetapi juga mengontekstualisasikannya ke dalam tantangan nyata masyarakat, lalu mengemasnya menjadi bahan ajar interaktif yang kaya teknologi. Tujuannya: menciptakan pembelajaran fisika yang berteknologi tinggi, berakar budaya, dan relevan secara sosial.

Identitas & Metrik Riset

10
h-index (GS)
3
h-index (Scopus)
447
Sitasi (GS)
693
Skor SINTA

Filosofi Riset Pribadi

“Fisika bukanlah sekadar kumpulan rumus yang terisolasi di dalam laboratorium. Fisika hidup di dalam arsitektur rumah adat, bergema dalam nada alat musik tradisional, dan bergerak dalam permainan anak-anak. Melalui Etnofisika Terapan, tugas kita adalah menerjemahkan kearifan lokal tersebut menjadi bahasa sains yang inklusif dan bermakna bagi generasi penerus.”

Peta Jalan Penelitian

Research Streams

2020 – 2023

Physics Learning Media

Fokus awal pada fundamental pendidikan fisika, termasuk pengembangan modul interaktif, media berbasis Internet of Things (IoT), animasi AR/VR, dan alat peraga simulasi mikroskopis virtual.

2024 – Present

Ethnophysics & Recontextualization

Menggeser paradigma riset ke arah pengkajian kearifan budaya lokal dan Isu Kontekstual (seperti energi terbarukan & mitigasi bencana) untuk dihilirisasikan menjadi bahan ajar terapan.

2026 – Future

Doctoral Research

Target mengintegrasikan kerangka kerja Etnofisika ke dalam kurikulum berskala nasional dan menghasilkan *framework* pedagogi baru yang mengawinkan kelokalan Nusantara dengan standar sains global.

Tertarik untuk Berkolaborasi?

Kami selalu terbuka untuk peluang riset bersama, hibah penelitian, atau mendiskusikan ide-ide seputar pengembangan inovasi pendidikan fisika berbasis budaya dan isu kontekstual.