Mersics Bulletin

Tips and Trik Lolos Kampus Mengajar

Pernah dengar istilah KM? Ya pasti jawabannya Ketua Murid. Tapi bukan itu yang saya maksud ya!!!

Jadi KM yang dimaksud adalah Kampus Mengajar. Kegiatan ini merupakan salah satu program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester. Yaitu dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam mengembangkan strategi dan model pembelajaran di sekolah. Program kampus mengajar dimulai pada tahun 2021, yang mana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, pak Nadiem Markarim menjelaskan mengenai tujuan diadakannya program kampus mengajar yaitu untuk membantu pembelajaran di masa pandemi terutama untuk SD di daerah 3T.

Pada tahun 2023, program Kampus Mengajar telah mencapai Angkatan ke 7, dan penempatan sekolah penugasan sudah terdapat di SD, SMP, dan SMK. Dan, saya pun lolos kampus mengajar pada tahun ini. Ketika mendaftar Kampus Mengajar, saya harus melewati beberapa tahapan. Pendaftar program kampus mengajar dikhususkan bagi mahasiswa semester 4 ke atas dari semua program studi dengan izin atau rekomendasi dari masing-masing Perguruan Tinggi. Karenanya, saya mendaftar kampus mengajar di semester 3 akhir dan akan mengikuti penugasan di semester 4. Ketika mahasiswa lolos dan mengikuti program ini akan mendapatkan konversi 20 SKS. Yang pastinya, pada saat proses pendaftaran saya menerapkan beberapa tips dan trik yang membuka peluang besar untuk dapat lolos kampus mengajar. Berdasarkan pengalaman saya selama mengikuti proses pendaftaran program Kampus Mengajar, ada beberapa tips lolos diantaranya:

1. Mencari informasi mengenai program kampus mengajar
Ketika berada di semester tiga akhir, saya mendapatkan informasi terkait program ini, yaitu terkait apa itu kampus mengajar, apa yang saya dapatkan, dan hal lainnya yang berkaitan dengan Kampus Mengajar ini. Berdasarkan informasi yang saya dapat, Kampus Mengajar adalah salah satu hal yang ingin saya capai, karena saya ingin menjadi mahasiswa yang bisa berkontribusi dalam meningkatkan pembelajaran di sekolah. Perlu diketahui bahwa kebijakan program kampus mengajar ini terdapat beberapa perubahan di setiap semesternya. Karenanya, tips pertama yaitu cari informasi terbaru mengenai program kampus mengajar. Kamu bisa cari informasi secara langsung pada laman MBKM itu sendiri yakni: https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/ . Ini merupakan hal yang sangat penting agar terhindar dari informasi yang tidak akurat dan menjadi penghambat dalam proses seleksi. Pastikan sebelum mendaftar harus benar-benar mengetahui semua informasi program ini termasuk kelebihan dan kekurangan dalam mengikuti program ini untuk menyesuaikan tujuan yang akan dicapai. 

2. Periksa persyaratan dan lengkapi berkas yang diminta
Periksa persyaratan pendaftaran dengan teliti dan lengkapi berkas sesuai yang diminta. Ini merupakan hal yang sangat menentukan kelulusan pada program tersebut. Karena pada dasarnya hal tersebut sebagai bukti bahwa kamu layak untuk mengikuti program kampus mengajar. Jika kamu berada di semester 3, artinya kamu sudah bisa mengikuti pendaftaran program ini yang nantinya akan bertugas di semester 4. Program kampus mengajar Angkatan 7, berkas yang diminta meliputi:
      – Curriculum Vitae (CV)
      – KTP
      – BPJS
Selain itu, terdapat berkas yang bersifat opsional, disini saya upload beberapa dokumen yaitu seperti sertifikat seminar, dan sertifikat peserta kompetisi essay. Jadi, saya sarankan untuk upload berkas seperti sertifikat organisasi, pelatihan, ataupun prestasi-prestasi tertentu dengan sejujur mungkin untuk memberbesar peluang lolos program ini.

3. Lakukan setiap tahapan dengan maksimal
Selama proses seleksi kampus mengajar terdapat beberapa tahapan yang saya lalui. yaitu seleksi administrasi, tes literasi numerasi, serta tahap survey kebhinekaan dan Value Clarification and Attitude Transformation (VCAT).
Pada tahap seleksi administrasi, diminta untuk mencantumkan alamat domisili. Perlu diketahui bahwa tempat sekolah penugasan akan didekat alamat domisili yang dicantumkan. Untuk mengurangi persaingan, maka saya mencantumkan domisili yang bukan mayoritas pendaftar lain cantumkan. Yang mana saya mencantumkan domisili di Cibaliung yang merupakan tempat saya tinggal. Kamu harus memastikan bahwa yang mencantumkan domisili tersebut tidak terlalu sedikit, agar kamu tidak mendapatkan tempat sekolah penugasan yang terlalu jauh dari domisili yang dicantumkan tersebut. Karena faktanya pada waktu itu yang mencantumkan domisili di Cibaliung tidak lebih dari lima orang. Kemudian yang lolos hanya saya sendiri dan yang terjadi adalah saya mendapatkan tempat sekolah penugasan di luar Cibaliung. Jadi, mempertimbangkan domisili yang kamu cantumkan adalah hal yang sangat penting.
Selain itu, pastikan bahwa perguruan tinggi telah memberikan surat rekomendasi. Karena surat rekomendasi ini sebagai bukti bahwa perguruan tinggi tersebut menyetujui mahasiswa nya untuk mengikuti program ini. Faktanya tidak sedikit mahasiswa yang tidak bisa mengikuti program ini karena tidak adanya surat rekomendasi dari perguruan tinggi itu sendiri.
Setelah mendapat rekomendasi dari perguruan tinggi, tahap selanjutnya yaitu saya mengikuti tes Literasi dan Numerasi yang hanya bisa menggunakan Laptop atau komputer. Pada saat tes berlangsung, pastikan jaringan dalam keadaan baik. Sebelum melakukan tes saya memahami terlebih dahulu terkait Literasi Numerasi. Yang mana banyak sekali contoh soal Literasi Numerasi yang dapat saya akses baik di internet maupun di youtube, ini sangat membantu saya ketika mengerjakan soal tes tersebut. Tips untuk menjawab soal-soal pada tes ini adalah harus fokus dan berkonsentrasi karena beberapa soal saling berkaitan dan ada beberapa jebakan dalam soal tersebut.
Tahap selanjutnya yaitu tahap Survei Kebinekaan dan Value Clarification and Attitude Transformation (VCAT). Yang mana soal-soal tersebut berisi pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kebinekaan/keberagaman. Tips penting yaitu tetap konsisten dalam menjawab soal karena soal yang satu berhubungan dengan soal yang lain.

4. Niat yang baik
Tips yang terakhir, yaitu niatkan dengan niat yang baik. Berikan usaha yang maksmal dan libatkan doa orang tua dalam setiap prosesnya. Pada dasarnya usahamu belum tentu menghasilkan yang terbaik, tapi percayalah doa orang tua sudah pasti menembus langit. Tetap optimis ketika sudah berusaha dengan maksimal. “Jangan takut gagal untuk mencoba, karena lebih baik gagal daripada tidak mencoba sama sekali. Percayalah dengan kegagalan kita bisa belajar dan bangkit kembali dengan versi yang lebih baik”.   

Penulis: 
Nurtikah
Physics Education A 2022
Member of Mersics Vol. 2

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *